Yusril : Bukan Di Era Kita, Tapi Anak Cucu Kita Dalam Bahaya Cengkraman China
Oleh Zona, 28 Jan 2021
Saya tahu ketika berada di dalam dan mempelajari diam-diam jaringan mereka dan maafkan saya. Pilihannya ada pada anda semua warga Muslim dan kaum beragama di seluruh Indonesia. Bagi kita mungkin tidak, tapi kelak anak cucu kita akan menjalani hidup yang berat, Mengapa ?
Saudaraku Negeri Ini Sedang Diserang 5 Kekuatan Besar Sekaligus Dalam Waktu Bersamaan :
1. KOMUNIS
2. YAHUDI
3. SYIAH
4. MUNAFIKUN
5. PENG-ASONG ASENG
Penyerangan Telah Dimulai Dengan Sangat Sistematis, Kini Mereka Telah Berhasil Masuk Ke Berbagai Bidang :
1. PEMERINTAH
2. EKONOMI
3. POLITIK
4. MEDIA
5. HUKUM
6. PERTAHANAN
7. PRTAMBANGAN
8. PERKEBUNAN
9. KEHUTANAN
10. PERTANIAN
11. KESEHATAN
12. PENDIDIKAN
13. PESANTREN
Mereka juga sudah menguasai struktur Birokrasi seperti;
DPR, MPR, KPK, POLISI, yang wajib independen non intervensi tetapi sekarang seakan sudah tunduk dalam genggaman rezim. Bahkan TNI kita pun “sudah” atau nyaris ?
Beberapa kiyai pesantren dan tokoh akademisi reformasi sudah mulai. Bahkan jabatan rektor yang juga wajib independen harus atas titah rezim. Iming-iming penawaran yang bersifat duniawi terus aktif mereka lakukan.
PALING PARAH ADALAH MEREKA TELAH BERHASIL UBAH KONSTITUSI UUD 45, KINI PRESIDEN BISA DIJABAT OLEH WNI DENGAN KTP NON PRIBUMI.
Beberapa tokoh yang berupaya mengembalikan kemurnian konstitusi UUD 45 ditangkap dan dipenjara sebagai kasus makar, walau tanpa dapat dibuktikan. Fakta kasat mata itu Reklamasi Jakarta, dengan luas 800 Hektar akan menampung lebih dari 200 juta penduduk imigran China. Jelas-jelas hanya diiklankan di TV dan media di RRC tidak diiklankan di Indonesia
Seluruh imigran China otomatis akan menjadi WNI dan memiliki KTP Seumur Hidup, mereka akan jadi penyumbang suara tetap setiap kali Pilkada dan Pemilu dengan 200 Juta suara maka Pilkada dan Pemilu akan mudah dimenangkn Etnis Cina, sehingga Gubernur se Indonesia juga Presiden dapat dipastikan akan selalu mereka raih, untuk selamanya.
Setelah semua Pilkada dan Pemilu dikuasai maka berikutnya 200 juta imigran akan kembali masuk mengisi berbagai pulau negeri ini. Kini semua tergantung upaya kita. Tak bisa lagi kita berharap pada DPR dan MPR. Bahkan TNI untuk menghalau ancaman ini.
Bila umat muslim dan kaum beragama tak peduli dengan kondisi ini, maka semua proses destruktif ini tak bisa dihentikan, dan tak ada jaminan kita terbebas dari dipaksa MURTAD secara besar-besaran. Dan ini mungkin belum terasa diera kita tapi akn sangat berat bagi anak cucu kita.
Pada saat Itu, setiap hari akan menjadi hari yang berat untuk dilalui, penindasan dan perang sudah pasti tak terelakan. Buka mata, buka hati wahai saudaraku, beberapa negara terutama negara-negara yang dulunya mayoritas muslim sudah mengalaminya, kini hancur lebur. Kita adalah target mereka berikutnya.
Kondisi mungkin akan segera berubah dalam hitungan bulan, dalam kurun waktu 1 atau 2 Tahun, semua proses sudah berjalan. Lakukan sesuatu wahai saudaraku, beritakan ini pada sahabat dan pada setiap pribumi di negeri ini, sampaikan dengan kadar yang saudara kita bisa menerimanya.
Sungguh Allah Maha Melihat upaya kita, hingga Allah akan amankan selamatkan kita dan anak cucu kita karena upaya kita hari ini, semoga kita semua Husnul Khotimah, Aamiin.
Mudah-mudahan bermanfaat bagi segenap Kaum Muslimin dan Kaum Beragama di NKRI.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya