5 Karakteristik Pembelajaran Multimedia
Oleh Miao, 2 Jul 2020
Pembelajaran multimedia menjadi inovasi pendidikan era milenial saat ini. Pembelajaran yang berbasis multimedia dikombinasikan antara unsur-unsur diantaranya, teks, gambar, video, audio, dan animasi. Penyampaian materi tidak harus selalu dilakukan dalam ruang kelas. Walaupun saat berada di luar ruangan pun siswa bisa mengakses dan mengikuti pembelajaran. Bagaimana karakteristik dari pembelajaran multimedia?
Media Ter Konvergen dari Beberapa Unsur
Multimedia terdiri dari beberapa media menjadi suatu karya. Berbagai unsur diantaranya, visual, auditori, teks, grafis, foto, hingga animasi. Dari sekian unsure seminimalnya terkombinasi dari 2 unsur. Sebagai contohnya tergabung antara unsur audio dan visual menjadi satu media. Pada dasarnya multi berarti banyak, jadi media yang terkombinasi lebih dari 2 unsur.
2. Bersifat Interaktif
Pembelajaran berbasis multimedia didesain dengan menambahkan unsur interaktif antar pengguna. Jadi setiap siswa yang mengakses bisa saling memberikan respons.
3. Berkesempatan Berpartisipasi Secara Aktif
Telah diketahui bahwa pembelajaran berbasis multimedia ini terdapat unsur interaktif di dalamnya. Adanya unsur tersebut memberikan peluang kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam merespons pembelajaran. Sekarang ini pembelajaran bisa dilakukan secara jarak jauh, dalam artian tidak perlu pergi ke kelas. Walaupun demikian siswa masih bisa merespons materi.
4. Bersifat Mandiri
Kurikulum terbaru tidak menganjurkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kemandirian belajar dalam kurikulum terbaru perlu diterapkan. Belajar tanpa guru pun bisa dilakukan pada kondisi tertentu dengan fasilitas pembelajaran berbasis multimedia yang telah dirancang. Kelengkapan materi beserta fasilitas kemudahan mempelajari materi tertuang dalam jenis pembelajaran tersebut.
Format Penyajian Materi Bertahap
Pembelajaran selayak ketika berada dalam ruangan kelas, dijana terdapat tahap penyampaian materi, kemudian pemberian tugas. Demikian dengan pembelajaran secara multimedia yang juga terdapat kedua tahap tersebut. Ketika siswa mendapatkan skor rendah dianjurkan untuk remedial.
Pada saat-saat tertentu, kondisi pendidikan terkadang perlu melakukan pembelajaran jarak jauh. Walaupun tidak mendatangi sekolah, namun pembelajaran akan tetap terlaksanakan dengan teknologi multimedia. Pada prinsipnya pembelajaran multimedia ini dirancang sedemikian rupa agar efisien sebagai pengganti tatap muka.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya